Apa itu Jasa Gestun? Pengertian, Cara Kerja dan Risiko bagi Pengguna
Keuangan | 9 April 2026
Insight Bisnis / Keuangan / Apa Itu Mark Up? Cara Menentukan Harga Jual yang Menguntungkan
20 Februari 2026 | marketing
Menentukan harga jual adalah salah satu keputusan paling penting dalam bisnis. Harga yang terlalu tinggi bisa membuat pelanggan lari, sedangkan harga yang terlalu rendah bisa membuat bisnis tidak untung, bahkan rugi. Di sinilah konsep mark up berperan penting.
Banyak pelaku usaha, terutama UMKM, masih menentukan harga hanya berdasarkan “kira-kira” atau mengikuti harga pesaing tanpa perhitungan jelas. Padahal, memahami mark up membantu bisnis mendapatkan keuntungan yang sehat sekaligus tetap kompetitif di pasar.
Mark up adalah selisih antara harga beli (atau biaya produksi) dengan harga jual suatu produk. Selisih ini menjadi sumber keuntungan kotor bisnis sebelum dikurangi biaya operasional lainnya.
Secara sederhana:
Mark up = Harga Jual – Harga Pokok
Mark up biasanya dinyatakan dalam persentase dari harga pokok barang.
Mark up membantu bisnis:
Tanpa mark up yang tepat, bisnis bisa terlihat ramai tapi sebenarnya tidak menghasilkan laba.
Banyak orang menyamakan keduanya, padahal berbeda.
Mark up dihitung dari harga pokok.
Margin dihitung dari harga jual.
Contoh sederhana:
Harga pokok Rp10.000, harga jual Rp15.000.
Mark up = Rp5.000 atau 50% dari harga pokok.
Margin = Rp5.000 atau sekitar 33% dari harga jual.
Rumus mark up dalam persen:
Mark Up (%) = (Harga Jual – Harga Pokok) / Harga Pokok × 100%
Contoh:
Harga pokok produk Rp20.000
Harga jual Rp30.000
Mark up = (30.000 – 20.000) / 20.000 × 100% = 50%
Menentukan mark up tidak boleh asal. Berikut langkah-langkahnya.
Harga pokok bukan hanya harga beli bahan, tapi juga:
Jika ada biaya yang terlewat, keuntungan akan tergerus.
Mark up harus cukup untuk menutup biaya operasional seperti sewa tempat, gaji karyawan, dan promosi.
Produk kebutuhan sehari-hari biasanya punya mark up lebih kecil, tapi volume penjualannya tinggi.
Produk unik atau premium bisa memiliki mark up lebih besar.
Bandingkan dengan pesaing. Harga tidak boleh terlalu jauh dari pasar, kecuali kamu punya nilai tambah yang jelas.
Harga harus sesuai dengan kemampuan pelanggan. Produk bagus tapi terlalu mahal akan sulit laku.
Jika sering memberi promo, mark up harus cukup agar bisnis tetap untung meski ada potongan harga.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
Tidak menghitung biaya secara lengkap.
Meniru harga pesaing tanpa tahu struktur biaya sendiri.
Menentukan harga hanya berdasarkan perasaan.
Tidak memperbarui harga saat biaya naik.
Retail biasanya menggunakan mark up 20–50%.
Kuliner bisa 50–70% tergantung jenis produk.
Produk fashion atau aksesoris bisa lebih tinggi karena faktor tren dan desain.
Namun angka ini tidak mutlak, tergantung kondisi bisnis.
Bisnis terlihat ramai tapi laba kecil.
Sulit berkembang karena keuntungan habis untuk biaya.
Tidak punya dana cadangan.
Dampak Mark Up Terlalu Tinggi
Harga tidak kompetitif.
Pelanggan beralih ke pesaing.
Perputaran stok melambat.
Baca Juga : Kenapa Total Cost Ownership Penting Sebelum Membeli Aset Bisnis?
Baca Juga : Arus Kas Sehat = Bisnis Kuat, Emang Iya ? Ini Cara Mengukurnya
Mark up adalah kunci dalam menentukan harga jual yang menguntungkan. Dengan menghitung harga pokok secara lengkap, memahami biaya operasional, dan menyesuaikan dengan kondisi pasar, bisnis bisa menetapkan harga yang sehat.
Menentukan mark up bukan sekadar mencari untung besar, tetapi menjaga keseimbangan antara keuntungan bisnis dan daya beli pelanggan. Dengan strategi harga yang tepat, bisnis bisa tumbuh stabil dan berkelanjutan.
Biar pencatatan tokomu semakin terorganisir, yuk pakai aplikasi kasir, coba dulu sekarang Gratis 30 Hari Percobaan Loh !
Salah satu metode yang mudah dan praktis dalam mencatat penjualan adalah dengan menggunakan Aplikasi Android seperti Kasir Pintar
Kasir Pintar bisa mencatat setiap penjualan dari usahamu dan melakukan beberapa kegiatan seperti :
- Atur stok barang
- Mencatat berbagai macam metode transaksi penjualan
- Laporan usaha lengkap
- Manajemen Pelanggan (CRM)
- Manajemen Karyawan & Cabang Usaha dan masih banyak lagi
Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.
✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan
Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!
📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com
Artikel Terkait
Artikel Populer
Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar
Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat