Cara Memilih Supplier Terbaik agar Operasional Bisnis Lebih Efisien
Seputar Bisnis | 17 Juli 2026
Insight Bisnis / Seputar Bisnis / Cara Mencatat Produk Konsinyasi dengan Mudah dan Akurat dengan Aplikasi
8 Juli 2026 | marketing
Sistem konsinyasi atau titip jual menjadi salah satu model kerja sama yang banyak digunakan dalam bisnis, terutama oleh UMKM, toko retail, hingga pelaku usaha makanan dan minuman. Dengan sistem ini, pemilik barang dapat memperluas penjualan tanpa membuka toko sendiri, sementara pihak penerima barang dapat menambah variasi produk tanpa harus membeli stok di awal.
Meski terlihat sederhana, pengelolaan produk konsinyasi sering menimbulkan tantangan. Mulai dari pencatatan stok, pelacakan barang yang terjual, pengembalian barang yang tidak laku, hingga proses pembayaran kepada pemilik barang.
Karena itu, penggunaan aplikasi pencatatan dapat membantu proses konsinyasi menjadi lebih rapi, mudah dipantau, dan meminimalkan kesalahan administrasi.
Produk konsinyasi adalah barang yang dititipkan oleh pemilik barang kepada pihak lain untuk dijual.
Dalam sistem ini terdapat dua pihak utama:
Perbedaan utama dengan pembelian biasa adalah pembayaran kepada pemilik barang umumnya dilakukan setelah produk berhasil terjual sesuai kesepakatan.
Banyak bisnis mengalami kendala karena pencatatan konsinyasi dilakukan secara manual.
Akibatnya sering muncul masalah seperti:
Dengan pencatatan yang baik, bisnis dapat mengetahui posisi stok dan transaksi secara lebih jelas.
Sebelum menggunakan aplikasi, pastikan informasi berikut selalu tersedia:
Data tersebut menjadi dasar agar proses konsinyasi berjalan lebih terkontrol.
Jika Anda berperan sebagai pihak penerima barang (penjual barang titipan), pencatatan dapat dilakukan menggunakan alur yang tersedia di aplikasi.
Berdasarkan panduan resmi, saat ini transaksi konsinyasi dapat dikelola menggunakan kombinasi beberapa fitur yang sudah tersedia seperti manajemen supplier, barang, pembelian, penjualan, retur, dan pembayaran hutang.
Berikut alurnya:
Langkah pertama adalah mencatat pihak yang menitipkan produk.
Gunakan fitur Manajemen Supplier untuk menyimpan data pemilik barang agar transaksi lebih mudah dilacak.
Setelah supplier dibuat, tambahkan data produk yang akan dititipkan.
Pastikan informasi seperti:
sudah tercatat dengan benar.
Pencatatan produk akan memudahkan pemisahan antara stok reguler dan stok konsinyasi.
Saat menerima barang titipan, gunakan menu Transaksi Pembelian Barang untuk mencatat stok masuk.
Meski barang belum dibayar sepenuhnya, pencatatan ini membantu memantau jumlah barang yang tersedia untuk dijual. Pada proses pembayaran, pengaturan dapat disesuaikan dengan kesepakatan transaksi konsinyasi.
Ketika produk berhasil terjual kepada pelanggan, transaksi dicatat melalui Transaksi Penjualan.
Dengan pencatatan ini, stok akan otomatis berkurang dan laporan penjualan menjadi lebih mudah dipantau.
Jika terdapat barang yang dikembalikan kepada pemilik karena tidak habis terjual, gunakan fitur Retur Pembelian Barang.
Langkah ini penting agar jumlah stok dan laporan tetap sesuai kondisi sebenarnya.
Setelah barang terjual, lakukan pencatatan pembayaran menggunakan fitur Pembayaran Hutang agar seluruh transaksi konsinyasi terdokumentasi dengan baik.
Untuk melihat panduan langkah demi langkah secara detail, Anda dapat membuka:
Tutorial Transaksi Konsinyasi untuk Pihak Penerima Barang – Kasir Pintar
Panduan tersebut menjelaskan proses mulai dari pencatatan supplier hingga pembayaran transaksi konsinyasi.
Mengelola konsinyasi menggunakan aplikasi memberikan beberapa keuntungan:
Semakin banyak produk yang dikelola, semakin terasa manfaat sistem pencatatan yang terstruktur.
Agar pencatatan lebih optimal, hindari beberapa kesalahan berikut:
Konsistensi dalam pencatatan menjadi kunci agar kerja sama konsinyasi berjalan lancar.
Baca Juga : Cara Mengelola Waiting List untuk Bisnis agar Pelanggan Tetap Puas
Baca Juga : Apa Itu Prinsip Effectuation? Cara Berpikir Pebisnis Sukses
Produk konsinyasi dapat menjadi strategi yang menguntungkan bagi bisnis, tetapi tetap membutuhkan pencatatan yang rapi agar stok, penjualan, dan pembayaran tetap terkontrol. Menggunakan aplikasi membantu proses administrasi menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat.
Dengan alur mulai dari pencatatan supplier, input barang, transaksi penjualan, retur, hingga pembayaran, pengelolaan konsinyasi dapat dilakukan lebih terstruktur dan meminimalkan kesalahan operasional.
Biar pencatatan tokomu semakin terorganisir, yuk pakai aplikasi kasir, coba dulu sekarang Gratis 30 Hari Percobaan Loh !
Salah satu metode yang mudah dan praktis dalam mencatat penjualan adalah dengan menggunakan Aplikasi Android seperti Kasir Pintar
Kasir Pintar bisa mencatat setiap penjualan dari usahamu dan melakukan beberapa kegiatan seperti :
- Atur stok barang
- Mencatat berbagai macam metode transaksi penjualan
- Laporan usaha lengkap
- Manajemen Pelanggan (CRM)
- Manajemen Karyawan & Cabang Usaha dan masih banyak lagi
Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.
✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan
Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!
📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com
Artikel Terkait
Artikel Populer
Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar
Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat