10 Ide Produk Digital yang Bisa Dijual untuk Pemula
Insight Bisnis | 17 April 2026
Insight Bisnis / Apa Itu Mesin EDC? Ini Fungsi, Manfaat dan Cara Menggunakannya pada Transaksi Digital
16 Maret 2026 | marketing
Perubahan gaya hidup masyarakat di era digital membuat cara kita melakukan transaksi pembayaran ikut berubah. Jika dulu uang tunai menjadi alat pembayaran utama, kini banyak orang mulai beralih ke metode pembayaran cashless atau non tunai.
Untuk mempermudah pembayaran cashless, biasanya para pelaku usaha memiliki mesin EDC atau Electronic Data Capture yang berfungsi memproses transaksi kartu secara langsung melalui sistem perbankan.
Namun, sebelum membahas lebih lengkap tentang bagaimana cara kerja dari mesin EDC, penting untuk mengetahui apa itu mesin EDC dan jenis yang sering digunakan oleh para pelaku usaha.
Mesin EDC atau Electronic Data Capture adalah alat elektronik yang digunakan untuk transaksi pembayaran secara non-tunai menggunakan kartu debit, kartu kredit maupun kartu prabayar.
Mesin EDC dilengkapi dengan teknologi pemindai chip kartu. Ketika kartu konsumen dimasukan, ditempel maupun digesek, maka sistem akan membaca data kartu dan mengirimkannya pada bank untuk verifikasi saldo. Jika disetujui maka pembayaran berhasil dan dana akan diproses ke rekening pelaku usaha.
Biasanya, mesin EDC ini digunakan oleh para pelaku usaha seperti toko, kafe, restoran, pusat perbelanjaan hingga hotel untuk memudahkan konsumen melakukan pembayaran tanpa menggunakan uang tunai.
Selain memudahkan konsumen, mesin EDC ini juga membantu pelaku usaha memiliki catata transaksi yang lebih rapih dan terorganisir.
Karena setiap transaksi akan tercatat secara otomatis. Sehingga pelaku usaha tidak perlu mencatat manual setiap pembelian yang sudah dilakukan.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika semakin banyak pelaku usaha yang memiliki dan menggunakan mesin EDC sebagai salah satu alat pembayaran dalam transaksi sehari-hari.
Mesin EDC jenis ini mengandalkan pada sambungan kabel dan aliran listrik. Keunggulan dari jenis ini yaitu tidak dipengaruhi oleh jaringan wifi. Sehingga aman digunakan kapanpun tanpa khawatir gangguan sinyal.
Namun mesin EDC fixed line tidak fleksibel, yang artinya harus tetap berada di satu tempat tanpa bisa dipindah-pindah.
Mesin EDC jenis ini mengandalkan pada sinyal seluler dari kartu SIM yang terpasang di dalam perangkat. Keunggunannya, mesin EDC GRPS mudah dipindah-pindah, namun rentan mengalami ganggguan jika sinyal tidak stabil.
Mesin EDC GRPS Mobile adalah gabungan dari mesin fixed line dan juga GRPS. itu artinya mesin ini dapat menggunakan sambungan kabel maupun menggunakan sinyal seluler.
Selain itu, terdapat berbagai fitur yang melengkapi mesin EDC seperti
Untuk mendapatkan mesin EDC sebagai alat elektronik pembayaran, pelaku usaha dapat mengajukan kerja sama dengan bank tertentu. Sehingga nantinya pelaku usaha dapat menyewa dengan biaya bulanan tertentu.
Hal ini menyebabkan saat bertransaksi, kita sering mendengar pertanyaan dari kasir “kartunya dari bank apa?”.
Pertanyaan tersebut bertujuan agar kasir dapat menyesuaikan kartu bank milik konsumen dengan mesin EDC yang tersedia di kasir. Sebab, tidak semua mesin EDC dapat melayani semua jenis kartu dari berbagai bank.
Pelaku usaha juga dapat membeli mesin EDC sendiri melalui distributor resmi atau melalui marketplace. Umumnya mesin EDC dibanderol mulai dari Rp500.000 hingga jutaan rupiah.
Fungsi mesin EDC tidak hanya untuk mempermudah transaksi pembayaran saja, tetapi juga memiliki beberapa fungsi lainya, diantaranya:
Mesin EDC menggunakan sistem verifikasn PIN untuk melindungi data kartu dan meminimalisir risiko penipuan
Pemantauan dan pencatatan secara real time setiap pembayaran yang masuk, sehingga membantu pelaku usaha mencatat keuangan bisnis.
Karena sifatnya digital, kasir tidak perlu menghitung uang tunai atau memberikan kembalian, sehingga pembayaran dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.
Berikut cara menggunakan mesin EDC
Perlu diketahui, bagi pelaku usaha yang ingin menggunakan mesin EDC sebagai alternatif pembayaran non tunai, akan dikenakan biaya MDR atau Merchant Discount Rate yang harus dibayarkan kepada penyedia mesin EDC.
Agar mesin EDC dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pelaku usaha, maka tempatkan mesin EDC di lokasi yang mudah dijangkau oleh kasir maupun konsumen.
Selain itu, pastikan tempat usaha memilki koneksi jaringan yang stabil. Sehingga ketika mesin EDC digunakan, tidak menghambat transaksi pembayaran.
Dengan penggunaan yang tepat, mesin EDC tidak hanya memberika kemudahan tapi juga membantu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan saat bertransaksi.
Biar pencatatan tokomu semakin terorganisir, yuk pakai aplikasi kasir, coba dulu sekarang Gratis 30 Hari Percobaan Loh !
Salah satu metode yang mudah dan praktis dalam mencatat penjualan adalah dengan menggunakan Aplikasi Android seperti Kasir Pintar
Kasir Pintar bisa mencatat setiap penjualan dari usahamu dan melakukan beberapa kegiatan seperti :
Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.
✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan
Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!
📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com
Artikel Terkait
Artikel Populer
Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar
Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat