QRIS Solusi Pembayaran Digital Usaha Kamu

QRIS menjadi salah satu teknologi pembayaran digital yang penggunaanya meningkat drastis di 2021 ini.

Apakah Kamu sudah tahu tentang QRIS? Kamu wajib tahu tentang salah satu teknologi pembayaran dari Bank Indonesia ini.

Apa Itu QRIS?

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah platform yang dibuat oleh Bank Indonesia (BI) dalam upaya untuk menstandarisasi semua teknologi fintech yang sudah ada seperti Gopay, OVO, Dana, LinkAja dan Shopee Food.

Menurut sumber dari Bank Indonesia, QRIS bertujuan untuk mempersatukan berbagai macam QR code dari beragam Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

Oleh karena itu penggunaan QRIS membuat transaksi digital yang menggunakan scan QR code menjadi lebih cepat, aman dan nggak ribet.

Karena semua QR Code dari berbagai PJSP akan terintegrasi dengan QRIS dalam satu QR code saja.

Pelanggan bebas membayar setiap transaksi dengan alat pembayaran masing-masing namun kita sebagai yang punya usaha cukup dengan menggunakan QRIS. Mudah kan?

Seperti slogannya, satu QRIS untuk seluruh pembayaran.

QRIS memiliki karakter UNGGUL, yaitu:

  • UNiversal:  menerima pembayaran apapun dengan satu QR code sehingga tidak butuh berbagai macam aplikasi pembayaran.
  • GampanG: Pembayaran dengan mudah, yaitu hanya butuh sekali pemindaian dengan aplikasi smartphone.
  • Untung: Merchant dan pengguna hanya membutuhkan satu jenis QR code sehingga tidak perlu beradaptasi dengan tarif pembayaran yang berbeda-beda.
  • Langsung: Pembayaran digital dengan QR code dapat diproses langsung saat itu juga.

Manfaat Menggunakan QRIS dalam Usaha

Banyak manfaat yang didapat dari QRIS, baik itu dari sisi pelanggan yang akan melakukan pembayaran dan juga merchant atau yang menjalankan usaha.

1. Transaksi penjualan lebih mudah

Karena banyaknya PJSP seperti Gopay, ovo, shopee food dan LinkAja. terkadang para pengusaha harus merogoh kocek lebih dalam karena harus membeli semua alat QR Code dari masing-masing provider.

Tak hanya itu,QRIS seolah datang menjadi solusi dari masalah diatas, Kamu cukup hanya menggunakan satu mesin QR Code saja untuk semuanya.

Baca Juga : Cara Catat Transaksi Khusus Gofood, Grabfood dan Shopee Food dengan Mudah

2. Lebih banyak alternatif pembayaran

Seringkali kasir menolak transaksi dikarenakan sang pelanggan menggunakan PJSP yang berbeda dengan yang ada di dalam outlet kita.

Dengan QRIS, pembeli bebas memilih pembayaran digital dari e-wallet pilihan mereka tanpa khawatir akan ketersediaan QR code untuk membayarnya.

Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan pembelian dan pembayaran nontunai.

3. Mengurangi Transaksi Tunai (Cashless)

Terutama saat pandemi ini kita dianjurkan untuk menerapkan prokes di setiap aktivitas. Begitu juga dengan aktivitas pembayaran, dengan menggunakan QRIS mengajak banyak orang untuk melakukan pembayaran dengan Non tunai.

4. Gampang mendaftar jadi merchant

Kamu tidak perlu mendaftar satu per satu ke bank atau e-wallet yang berbeda. Cukup mendaftar untuk QRIS, dan tokomu bisa menerima pembayaran dari mana saja.

5. Praktis dipantau dan dianalisis

Riwayat transaksi mudah dibaca secara real-time, dan pengaturan keuangan menjadi lebih mudah.

Cara Melakukan Pembayaran dengan QRIS

Seperti metode e money lainya, sumber dana pada transaksi QRIS sudah disetujui oleh BI, artinya ini merupakan alat pembayaran yang legal dan bisa digunakan.

Seperti dompet digital pada umumnya, sumber dana pada transaksi QRIS adalah kartu debit, kartu kredit, maupun uang elektronik lainnya yang tentunya sudah disetujui oleh Bank Indonesia.

Nah, jika sudah memiliki saldo uang untuk pembayaran digital, kamu bisa mulai bertransaksi.

Menurut Prima, pembayaran dengan QRIS bisa dilakukan dengan merchant presented mode ataupun customer presented mode.

Jika menggunakan merchant presented mode, maka QR code akan dibuat oleh merchant tempat transaksi, seperti misalnya di struk atau alat pemindai.

Nah, pelanggan atau pembeli pun dapat menunjukkan QR code di layar smartphone pada merchant untuk di-scan agar pembayaran dapat dilakukan.

Keduanya tidak jauh berbeda, sama-sama tidak repot dan hanya butuh waktu singkat.

Batasan Transaksi QRIS

Batasan transaksi untuk pembayaran dengan QRIS adalah sebesar dua juta rupiah.

Akan tetapi, ada pula batas kumulatif harian dan/atau bulanan yang dilakukan oleh pengguna berdasarkan ketetapan PJSP.

Tentunya, batas kumulatif ini ditetapkan berdasarkan manajemen risiko keuangan masing-masing pengguna.

Biaya Transaksi QRIS

Dalam pembayaran dengan QRIS, ada sebuah istilah merchant discount rate (MDR). Merchant discount rate QRIS adalah 0,7% yang akan ditanggung oleh mitra atau merchant.

Jika dibandingkan dengan biaya switching di Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang mencapai 1%, angka ini tentunya lebih kecil dan menguntungkan.

Catat Transaksi Penjualan yang menggunakan QRIS

Hal lain yang perlu untuk diperhatikan adalah saat transaksi dilakukan seringkali para pengusaha tidak mencatat sesuai dengan metode pembayaran. 

Saat ini aplikasi POS seperti seperti Kasir Pintar Pro sudah bisa terhubung dengan QRIS. 

Tak hanya bisa digunakan untuk bertransaksi, Kasir Pintar Pro akan memasukkan transaksi ke dalam laporan per metode pembayaran.

Jika Kamu sudah menggunakan Kasir Pintar Pro, berikut penjelasan tentang cara menghubungkan dengan QRIS.

 

 

Jika Kamu belum menggunkan, Coba GRATIS 30 Hari Sekarang Juga

 

 

Nah, demikian adalah serba-serbi tentang QRIS nan praktis yang perlu kamu ketahui.

Sudah lebih paham, kan, tentang metode pembayaran yang satu ini?