Dari Cashier Manual ke Software Kasir Digital, Apa Bedanya?
Insight Bisnis | 14 Juli 2026
Insight Bisnis / Sering Lihat Label Best Seller di Produk? Ini Penjelasan dan Faktanya
18 Maret 2026 | marketing
Kebiasaan mencari produk paling laris sebelum membeli sesuatu sebenarnya sudah menjadi hal umum di kalangan konsumen. Hal ini disebabkan banyak orang merasa lebih percaya diri saat memilih produk yang sudah terbukti dibeli oleh banyak orang.
Label “paling laris” atau “best seller” pada produk pun sering menjadi patokan tanda produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Padahal, label tersebut hanyalah capaian penjualan tertinggi suatu produk.
Banyak faktor yang menyebabkan suatu produk dapat menjadi paling laris, seperti strategi promosi yang kuat, diskon besar, atau sekadar sedang viral. Oleh karena itu, jangan terpaku pada label “paling laris”, tetapi bandingkan juga dengan produk lainnya yang sesuai dengan seleramu.
Produk best seller adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia bisnis dan pemasaran untuk menunjukkan produk yang memiliki tingkat penjualan tertinggi.
Kata best seller sendiri berasal dari bahasa Inggris. Best artinya terbaik, dan seller artinya sesuatu yang dijual. Jika digabungkan, best seller memiliki arti produk yang paling laku di pasaran atau paling banyak terjual.
Dalam bahasa Indonesia, best seller dapat diartikan sebagai terlaris. Berasal dari kata laris, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya produk cepat laku atau amat laku.
Istilah best seller awalnya populer dalam industri buku. Namun, kini penggunaannya semakin luas mencakup berbagai kategori produk seperti fashion, musik, film, barang elektronik, skincare, hingga makanan dan minuman.
Dalam dunia bisnis, sebuah produk bisa menjadi best seller karena berbagai faktor, seperti harga yang terjangkau, strategi promosi yang efektif bahkan kualitas yang baik, sehingga banyak orang membeli produk tersebut dan merekomendasikannya kepada orang lain.
Jika dibandingkan dengan produk biasa, perbedaan utama terletak pada jumlah penjualan dan permintaan pasar.
Produk best seller cenderung memiliki volume penjualan yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk lain. Sementara itu, produk biasa tidak memiliki volume penjualan yang tinggi namun memiliki kualitas yang baik.
Itulah mengapa kita sering melihat satu produk dengan label best seller, sedangkan produk yang lain tidak memiliki label tersebut.
Baca juga: Outlet adalah: Pengertian, Jenis dan Strategi Mengelolanya
Berikut 5 manfaat yang didapatkan dari produk best seller
Produk yang mendapatkan label best seller akan cenderung dipilih dan menarik perhatian konsumen ketika mereka kebingungan untuk membeli suatu produk. Karena mereka percaya bahwa produk yang dipilih oleh banyak konsumen lain pasti memiliki nilai yang lebih.
Dengan begitu, produk yang menyandang label best seller secara tidak langsung mampu meningkatkan citra atau brand image di mata konsumen.
Salah satu dampak nyata dari produk best seller adalah meningkatnya pendapatan bisnis. Semakin banyak orang yang membeli, maka produk tersebut akan laris, sehingga secara tidak langsung berkontribusi pada peningkatan omzet penjualan.
Selain itu, produk best seller juga sering menjadi pintu masuk bagi konsumen untuk mencoba membeli produk lain dari brand yang sama.
Mengutip dari Alodokter, efek bandwagon adalah fenomena yang menggambarkan seseorang cenderung mengikuti suatu tren, mulai dari gaya hidup, perilaku, atau konten di media sosial.
Ketika suatu brand memiliki produk best seller dan viral di media sosial, orang-orang akan terpengaruh dan penasaran untuk mencoba membeli produk tersebut.
Sehingga ketika pikiran dipengaruhi oleh sesuatu yang dilakukan banyak orang, maka efek bandwagon ini muncul. Padahal belum tentu produk tersebut sesuai dengan selera konsumen yang membeli.
Ketika suatu produk memiliki label best seller, produk tersebut tidak memerlukan upaya promosi yang besar. Sebab, konsumen sudah percaya dan tertarik pada produk tersebut dari tingginya penjualan dan ulasan positif antar sesama konsumen.
Dengan demikian, biaya pemasaran dapat ditekan tanpa mengurangi efektivitasnya dan dapat dialihkan kepada produk baru maupun produk yang penjualannya masih kurang stabil.
Algoritma pada platform digital seperti media sosial atau marketplace cenderung menampilkan produk dengan penjualan paling laris di posisi teratas. Hal ini memungkinkan konsumen menemukan produk lebih mudah.
Selain itu, produk yang sering muncul di pencarian teratas akan lebih mudah diingat oleh konsumen. Sehingga dapat memperkuat posisi brand serta meningkatkan peluang penjualan.
Baca juga: Apa itu Cycle Bisnis? Tahapan dan Cara Menghadapinya
Untuk membuat suatu produk menjadi best seller bukan hanya soal keberuntungan, tetapi dari hasil strategi pemasaran yang tepat dan konsisten.
Pemilik usaha perlu fokus pada kombinasi antara kualitas, pemasaran, pengalaman pelanggan, dan kebutuhan pasar secara mendalam Sehingga produk yang ditawarkan benar-benar relevan dengan keinginan konsumen.
Selain itu, kualitas produk dan harga juga berperan penting karena jika pelanggan puas, mereka akan melakukan pembelian ulang tanpa pertimbangan panjang.
Untuk menjangkau target audiens yang lebih luas lagi, gunakan teknologi seperti media sosial dan marketplace untuk membuat konten promosi yang menarik.
Meningkatkan pelayanan yang responsif dan menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan juga membantu konsumen untuk merekomendasikan produk kepada orang lain.
Hal ini dapat mempercepat pertumbuhan penjualan hingga akhirnya produk tersebut menjadi best seller.
Ingin pencatatan toko lebih rapi dan mudah dikelola? Gunakan aplikasi Kasir untuk membantu mencatat setiap transaksi penjualan. Coba gratis layanan selama 30 hari.
Salah satu solusi yang mudah digunakan adalah aplikasi Android Kasir Pintar yang dirancang untuk membantu pencatatan penjualan secara praktis.
Melalui Kasir Pintar, kamu dapat mencatat setiap transaksi penjualan sekaligus melakukan beberapa aktivitas seperti:
- Atur stok barang
- Mencatat berbagai macam metode transaksi penjualan
- Laporan usaha lengkap
- Manajemen Pelanggan (CRM)
- Manajemen Karyawan & Cabang Usaha dan masih banyak lagi
Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.
✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan
Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!
📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com
Artikel Terkait
Artikel Populer
Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar
Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat