Insight Bisnis / Tips Bisnis : Cara Menghindari Jebakan Bisnis

Tips Bisnis : Cara Menghindari Jebakan Bisnis

18 Maret 2022 | marketing

Kasir Pintar

Pebisnis itu nggak ada matinya, wajib selalu memutar otak agar bisnisnya bisa berkembang dan selalu profit.

selain untuk berkembang, tantangan lainya yang jarang diperhatikan oleh pebisnis agar tidak masuk ke jebakan bisnis atau business trap

Menurut beberapa sumber yang sudah kami kumpulkan, kurang lebih ada 5 hal yang menjadi penyebab para pengusaha masuk jebakan bisnis diantaranya :

  1. Tidak ada business plan 
  2. tidak membuat laporan keuangan
  3. Tidak menghitung biaya bisnis dengan benar
  4. Tidak memisahkan rekening pribadi dan usaha
  5. Tidak tahu kapan harus menyerah dan berhenti menjalankan suatu bisnis.

Biar tidak masuk ke jebakan bisnis, Kamu wajib melakukan tips bisnis ini.

1. Laporan Keuangan Asal-Asalan

Yang paling sering menjadi jebakan usaha no 1 adalah asal-asalan dalam membuat laporan keuangan.

Membuat laporan asal-asalan ibaratnya seperti kita menyetir dengan tidak tahu arah. Karena laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui apakah bisnis untung atau rugi.

Jika kita tidak mengetahui secara pasti, kita akan dibutakan dan sudah pasti asal jalan dengan ketidakpastian.

Salah satu fungsi laporan keuangan yang benar adalah Kamu bisa mengetahui apakah bisnis tumbuh atau malah ternyata disitu-situ saja.

Laporan keuangan juga diperlukan untuk mengetahui apakah pengeluaran yang kamu lakukan di dalam bisnis sudah efisien atau belum, sehingga akan mempermudah kamu dalam mengambil keputusan.

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan. Ada tiga laporan keuangan yang perlu kamu buat, yaitu neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

Dengan laporan keuangan yang baik, selain bisa mengetahui kinerja perusahaan, kamu juga bisa mengetahui aset bisnis yang kamu bangun, jumlah utang, dan modal perusahaan yang sudah terkumpul. Kamu juga mampu memantau pengeluaran per hari, termasuk biaya-biaya yang harus keluar baik biaya tetap maupun biaya variabel.

2. Usahakan Finansial Pribadi sudah Aman

Tujuanya adalah untuk memastikan bahwa ketika bisnis berjalan apapun kondisinya tidak mempengaruhi finansial pribadi Kamu.

Karena seperti kebanyakan banyak business owner yang terkendala finansial pribadinya dan malah mengorbankan keuangan usaha. 

padahal bisa jadi keuangan usaha sedang bagus, namun karena adanya keperluan yang mendesak untuk prive maka semua dialihkan kesana.

3. Memiliki manajemen arus kas yang baik

Salah satu indikator bahwa keuangan bisnis sehat adalah dengan melihat arus kas.

Agar kondisi keuangan bisnis dan pribadi aman sejahtera, kamu juga dituntut untuk pintar mengelola keuangan dengan baik.

Tidak hanya menyediakan uang operasional bisnis, kamu juga harus mempersiapkan keuangan kamu untuk situasi yang mendadak dan di luar perkiraan.

Disarankan kamu memiliki simpanan atau tabungan di instrumen-instrumen keuangan yang likuid seperti tabungan, emas, dan deposito. Dengan begitu maka sumber keuangan kamu bisa diakses dengan mudah.

Kamu juga wajib memiliki dana-dana lain agar keuangan bisnis dan pribadi kamu aman:

  • Dana darurat. Jika kamu bergantung dari penghasilan bisnis, maka disarankan agar dana darurat yang dipersiapkan dua kali dibandingkan pegawai biasa.
  • Asuransi terutama asuransi kesehatan.
  • Manajemen utang yang baik, jangan sampai menunggak sehingga terkena denda utang jatuh tempo.
  • Dana investasi harus mulai disisihkan untuk menghadapi kehidupan di masa datang yang serba tidak pasti.

Sudah tahu kan apa yang harus kamu lakukan agar terhindar dari jebakan bisnis? Semoga bisa berguna!



Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang

Lihat Brosur