Catatan Sobat / Berawal Dari Hobi, Kini Bisnis Baju Anak Ini Berkembang Pesat

Berawal Dari Hobi, Kini Bisnis Baju Anak Ini Berkembang Pesat

20 September 2022 | marketing

Kasir Pintar

Hallo sobat kaspin, pada catatan sobat edisi kali ini adalah kita akan mengulas cerita inspiratif dari Ibu Septia Ika Firlinawati. Beliau telah berhasil mendirikan bisnis berjualan baju anak branded yang saat ini sedang berkembang sangat pesat nih sobat kaspin yang bernama Qreinashop.

Kira - kira bagaimana ya sobat kaspin cara Ibu Septia memulai bisnis ini? mari kita simak cerita beliau pada ulasan berikut ini ya.

Jadi dalam menjual pakaian anak ini, Ibu Septia ini mempunyai jenis usaha berupa grosir, online dan juga offline (toko) bernama Qreinashop Baju Anak Branded. Pada awalnya ibu Septia ini bekerja di bidang accounting, kemudian pada saat anak beliau lahir, mulai resign dari pekerjaannya yang membuatnya menjadi menganggur setelah resign.

Bu Septia kemudian keterusan untuk belanja online, yang membuat setiap hari banyak paket datang ke rumah beliau (tahun 2013). Lalu dari banyaknya belanjaan yang datang setiap hari, dan Bu Septia mulai mencoba berfikir bahwa membeli barang secara retail itu harganya akan lebih mahal. 

Kemudian Bu Septia mempunyai ide untuk mengambil barang tersebut secara grosir, yang nantinya apabila ada baju-baju yang cocok akan diambil untuk anak beliau dan sisanya akan dijual.

Awalnya target market Bu Septia ini adalah secara online kemudian ke tetangga, dan juga teman - teman beliau, karena pada saat itu tahun 2013 masih jaman blackberry lalu Bu Septia juga sebagian menawarkan dagangannya ke status Facebook. 

Setelah dari Facebook kemudian pemasarannya berlanjut ke Instagram, nah sobat kaspin rupanya pada saat Bu Septia berjualan online tadi beliau juga mempunyai toko offline yang kemudian berkembang sampai saat ini. 

Toko offline yang Bu Septia miliki tadinya berada di dalam perumahan, dan mempunyai kendala yakni terbatasnya lahan untuk parkir customernya kemudian tokonya ditutup oleh Bu Septia. Setelah itu Bu Septia mencoba untuk membuka toko lain, yang kemudian di barengi dengan toko online yang berada di sebelah rumah yang beliau tinggali saat ini. 

Bu Septia ini juga memiliki gudang tersendiri untuk masalah pakaian dalam bentuk grosiran dan juga partaian (ecer), untuk grosir sendiri khusus berada di lantai 2 tokonya tersebut dan kemudian pada lantai 1 khusus untuk harga retail.

Wah rupanya Bu Septia ini memulai bisnisnya dalam menjual barang - barang bayi sejak tahun 2013 lalu loh sobat kaspin, lama juga ya.

Tetapi walaupun bisnis nya dimulai tahun 2013 lalu namun tokonya sendiri itu baru buka tahun kemarin (November 2021), karena selama ini Bu Septia hanya melakukan pemasaran secara online saja.  

Baju anak itu lucu-lucu dan untungnya juga lasting, serta berbeda dengan baju dewasa. Jika baju orang dewasa itu trend modelnya hanya sebentar, lalu kemudian kapan saja bisa hilang lalu ganti dengan model lain. Tapi berbeda halnya dengan baju anak, baju anak itu mempunyai model yang sama dan juga trend yang tentunya sama saja walaupun berbeda zaman. 

Selain promosi beliau menggunakan Facebook dan Instagram, seiring perkembangan waktu Bu Septia juga mencoba untuk beralih menggunakan marketplace, seperti : Shopee.

Bu Septia ini mendapat barang-barang Qreinashop dimulai ketika beliau ini sering membaca berita setiap pagi hari, seperti berita di Yahoo, artikel, Detik, dan lainnya. Kemudian dari itu, biasanya dalam suatu artikel berita banyak disisipi dengan iklan-iklan, nah dari situ Bu Septia mencoba untuk banyak melakukan interaksi berupa klik, lalu dilanjutkan dengan banyak belanja untuk membelinya. 

Tentunya terdapat perbedaan yang sangat kentara sekali, dari sebelum pandemi sekitar 2 tahun lalu. Contohnya adalah ketika akan lebaran tiba yang biasanya yang terjadi bulan Juni atau Juli, itu di bulan Februari sudah terasa naik jualannya. 

Sangat berbeda sekali dengan tahun pertama terjadinya pandemi itu, ya walaupun jualan yang dilakukan oleh Bu Septia masih bagus, namun disini Bu Septia mengatakan bahwa beliau sudah mulai untuk berfikir dan tidak bisa memprediksi kapan berakhirnya pandemi tersebut.

Karena baju itu juga bukan kebutuhan utama, orang-orang mulai untuk memprioritaskan kebutuhan pokoknya yang memang pada saat itu sedang fluktuatif, tidak bisa diprediksi lagi.

Nah kira-kira kalau yang ini bagaimana ya sobat kaspin? apakah Lebaran mempengaruhi minat customer terhadap baju koko? Jawabannya adalah “iya”.

Sebetulnya Bu Septia ini mempunyai brand sendiri yang bernama baju Alana atau biasa yang kita sebut sebagai Alana Daily Wear yang produknya sendiri lebih mengarah ke jeans.

Misal lebaran saat Idul Adha atau Idul Fitri banyak sekali orang-orang yang mencari baju-baju gamis atau baju-baju koko. Namun saat ini baju muslim itu dicari setiap masa (saat) cuma banyak lagi dicari menjelang lebaran tiba. 

Jadi berjualan gamis itu meskipun bukan pada saat akan menjelang lebaran masih tetap laku, walaupun tidak selaku waktu menjelang lebaran. 

Wah, rupanya Bu Septia itu juga menggunakan aplikasi POS seperti Kasir Pintar semenjak ada offline store. Sebelumnya dalam berjualan Bu Septia ini sempat memanfaatkan website atau membuat aplikasi sendiri tetapi sayangnya tidak jalan, karena terhambat oleh trial sehingga memakan waktu lebih lama, dan akhirnya terbengkalai sampai sekarang.

Disitu awalnya Bu Septia menghitung secara manual untuk setiap transaksi penjualan menggunakan Microsoft Excel, karena sebelumnya memang background beliau adalah seorang accounting. Namun walaupun sudah menggunakan excel pun masih terhambat dan tidak segampang juga kalau memakai aplikasi. 

Darimana Bu Septia tahu akan aplikasi Kasir Pintar? Pertama yang dilakukan Bu Septia adalah browsing, waktu itu ada beberapa aplikasi yang dilirik oleh, kemudian Bu Septia ini melakukan trial dan mencoba meng-install semua aplikasinya. 

Dan kebetulan yang user friendly hanyalah Kasir Pintar saja, selain itu aplikasi ini tergolong mudah juga karena admin Bu Septia pun mudah dalam mengoperasikannya, selain itu keuntungan lain dalam menggunakan aplikasi POS seperti Kasir Pintar itu sendiri adalah terdapat dalam masalah biayanya yang relatif terjangkau dibanding dengan yang lain.

Bu Septia ini menggunakan Kasir Pintar sejak tahun lalu (2021) semenjak beliau membuka bisnisnya sudah mencoba untuk menggunakan Kasir Pintar dan memilih manajemen stok dan juga laporan harian penjualan sebagai salah satu fitur dari Kasir Pintar yang sangat membantu beliau dalam menjalankan usahanya.

Dengan kedua fitur tersebut, sangat membantunya dalam mengetahui barang apa saja yang hari itu laku terjual, barang apa saja yang banyak diminati oleh pembeli dan lainnya. Sehingga apabila ada lagi barang serupa yang diminati oleh para pelanggan, maka Qreinashop akan mengupayakan untuk menyediakannya dengan lebih banyak lagi.

Wah sungguh sangat inspiratif dan menarik sekali ya sobat kaspin cerita dari Ibu Septia ini, dimulai bagaimana cara dia bertahan di tengah pandemi yang kebanyakan orang lebih memilih untuk membelanjakan uangnya terlebih untuk kebutuhan pokok (makanan) daripada kebutuhan untuk pakaian. 

Apabila kamu ingin mengetahui cerita dari Bu Septia lebih lanjut kamu bisa menontonnya disini.

Sobat kaspin, nantikan keseruan cerita lainnya hanya di Catatan Sobat edisi Grebek Merchant. Sampai jumpa pada artikel berikutnya ya.

Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang