Insight Bisnis / Keuangan / Periksa & Rencanakan Keuanganmu Untuk Masa Depan

Periksa & Rencanakan Keuanganmu Untuk Masa Depan

8 September 2022 | marketing

Kasir Pintar

Apa Itu Perencana Keuangan?

Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana cara memanajemen keuangan, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami maknanya.

Lantas apa yang dimaksud dengan perencanaan keuangan? Apakah perencanaan keuangan dari sekarang itu penting? Bagaimana sekarang cara kamu me-manage uang dengan baik?

Perencanaan keuangan adalah sebuah prinsip yang dilakukan untuk mengelola atau me-manage (manajemen) keuangan dengan baik supaya saat ini uang tersebut terkelola dengan baik.

Saat ini banyak sekali orang yang melakukan manajerial keuangan mereka demi mendapatkan masa depan yang sejahtera.

Membuat perencanaan keuangan bisa dengan mudah kita lakukan, namun bisa juga dengan sangat kompleks, itu semua tergantung dari setiap tujuan yang hendak mereka capai.

Dalam membuat atau mengelola sebuah perencanaan untuk keuangan, hal yang perlu dilakukan adalah mengelola penghasilan setiap bulannya, baik itu secara rutin maupun secara sementara.

Sebenarnya pengelolaan keuangan tergantung sesuai dengan jenis kebutuhan yang diperlukan.

Disini yang dimaksud dengan kebutuhan ada 2 jenis, yaitu kebutuhan rutin dan kebutuhan masa depan.

Tahukah kamu apa itu kebutuhan rutin? Kebutuhan rutin adalah semua kebutuhan yang dibutuhkan pada masa sekarang. 

Contoh dari kebutuhan rutin bisa kita lihat pada kehidupan sehari-hari, misalnya untuk urusan rumah tangga, semacam listrik, air dan telepon.

Kemudian yang dimaksud dengan kebutuhan masa depan adalah semua jenis kebutuhan yang akan dikeluarkan untuk masa depan, misalnya pendidikan anak, pernikahan, rencana beribadah haji, dan sebagainya.

Perencana keuangan sangat penting sekali untuk dilakukan, dengan tujuan agar finansial kamu tertata dengan baik dan lebih efisien dan efektif tentunya. 

Tujuan Membuat Perencanaan Keuangan

 

Jadi ada 2 tujuan yang digunakan dalam membuat perencanaan keuangan, yaitu : perencanaan dalam jangka pendek dan perencanaan dalam jangka panjang. 

Tujuan perencanaan keuangan dalam jangka pendek merupakan semua hal yang kamu ingin capai dalam jangka waktu dekat, misal beberapa tahun atau beberapa bulan kedepan. Contohnya yaitu pembayaran cicilan kredit, membeli kebutuhan pribadi, liburan, pernikahan, renovasi rumah dan lainnya. 

Sedangkan yang dimaksud perencanaan keuangan dalam jangka panjang merupakan semua kebutuhan yang akan dicapai atau yang akan kamu dapatkan dalam waktu 10 tahun kedepan, misalnya : tabungan pendidikan untuk anak, pembayaran KPR rumah dan modal dana pensiun.

Tips Membuat Perencanaan Keuangan yang Mudah Untuk Masa Depan

1. Menguraikan tujuan dari finansial 

Langkah pertama yang perlu kita lakukan dalam membuat perencanaan keuangan untuk masa depan adalah menguraikan tujuan finansial terlebih dahulu. Contohnya adalah membeli rumah. 

Apabila sejak dini kamu telah mengetahui tujuan keuangan kamu di masa depan, maka kedepannya kamu tidak akan susah untuk mewujudkannya.

2. Mencatat semua pengeluaran dan pendapatan setiap bulan.

Setelah kamu menentukan tujuan finansial yang kamu inginkan, langkah kedua adalah mencatat semua pengeluaran dan penghasilan bulanan. 

Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi keuanganmu saat itu.

Kamu bisa membuat jurnal atau pembukuan yang tercatat dengan rapi agar mudah dalam mengelola keuangan-mu. 

Selain itu kamu juga bisa mengunduh aplikasi keuangan seperti Kasir Pintar yang saat ini sudah tersedia secara gratis, apabila kamu masih kesulitan dalam mencatat keuangan secara manual.

3. Membuat rencana untuk dana darurat

Masih banyak orang yang menyepelekan dana darurat, padahal pembuatan dana darurat sangat penting untuk diperhitungkan. 

Tujuan dari dibuatnya dana darurat itu sendiri adalah untuk mempersiapkan biaya mendesak yang tidak terduga sebelumnya.

Dengan adanya dana darurat, maka kamu tidak perlu lagi untuk mengambil dari anggaran dana lainnya apabila kemungkinan buruk terjadi sesuatu. 

4. Hindari Terlambat Bayar Hutang

Utang itu bisa diibaratkan dua sisi mata uang, yang bisa memberikan dua dampak yaitu dampak positif dan juga dampak negatif. 

Utang akan menjadi sesuatu hal yang positif apabila digunakan dengan semaksimal mungkin untuk keperluan yang ber-konteks produktif.

Konteks produktif misalnya, utang yang digunakan untuk berinvestasi atau membangun usaha.

Namun utang akan berdampak negatif bila kamu berhutang hanya untuk kebutuhan konsumtif saja.

Ada sanksi yang akan kamu terima jika kamu telat untuk membayarnya, yaitu bunga. 

Alih - alih hutang akan lunas namun yang kamu dapat ialah hutangmu semakin menumpuk akibat bunga dan denada yang terus berjalan, sehingga hal ini mengakibatkan tidak ada manage uang ataupun manajemen uang-mu semakin berantakan.

Oleh karena itu penting sekali bagi kamu yang mempunyai utang untuk membayarnya tepat waktu.

5. Siapkan Juga untuk Kebutuhan Menabung dan Investasi

Menabung dan investasi merupakan sesuatu hal yang penting dan harus dilakukan pada saat ini.

Mengapa demikian? karena demi menjaga aset agar kita masih tetap memiliki nilai di masa depan. 

Karena kemajuan teknologi yang terjadi saat ini memudahkan kamu untuk berinvestasi pada segala bidang.

Kamu dapat berinvestasi, mulai dari reksadana atau tabungan deposito, kamu cukup menyesuaikannya dengan kebutuhan serta kemampuan-mu saja.

6. Jangan Lupa Gunakan Asuransi

Apa gunanya kerja apabila kamu tidak memikirkan perlindungan diri seperti asuransi?

Nah inilah alasannya, karena penting sekali dalam membuat perencanaan keuangan.

Kamu bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk mendaftar pada asuransi sebagai tindakan yang preventif. 

Kamu bisa mendaftarkan pada asuransi seperti pada asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan lain sebagainya.

Pastikan kamu mendaftar sesuai dengan kebutuhanmu. 

7. Implementasikan Strategi dan Segala Rencana yang Telah Disusun

Setelah kamu membuat berbagai macam strategi diatas, langkah selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mungkin kamu akan sedikit mengalami kesulitan dalam merealisasikannya karena belum terbiasa.

Namun lambat laun, jika kamu telah terbiasa mungkin kamu akan dapat merasakan manfaatnya dan mendapat kualitas hidup yang lebih baik pula.

8. Monitori Perencanaan Keuangan

Hal ini penting untuk dilakukan secara berkala, misal selama 3,6 atau 9 bulan sekali atau bahkan bisa kamu monitori selama 1 tahun sekali juga. 

Kegiatan ini sebagai upaya untuk mengevaluasi kekurangan dari perencanaan keuangan yang telah dibuat sebelumnya. 

9. Memperbaiki Kesalahan dari Segala Perencanaan Keuangan yang Telah Dibuat

Setelah kamu melakukan evaluasi perencanaan keuangan yang telah kamu buat dan kemudian mengetahui ada sesuatu yang salah, sebaiknya segeralah kamu perbaiki.

Apa yang salah dari perencanaan kamu, misal dari sisi keuangan atau alokasi dana hingga ke penggunaan dana setiap harinya. 

Kami punya solusi yang tepat untuk mengatur keuanganmu, salah satunya adalah menggunakan aplikasi POS, seperti Kasir Pintar

Pencatatan Keuangan Lebih Mudah Dengan Aplikasi Kasir Pintar Pro!

Aplikasi Kasir Pintar Pro menawarkan kemudahan dalam pencatatan keuangan yang tentunya sangat cocok untuk bisnis kamu. 

Yuk, download dan coba gratis 30 hari tanpa syarat untuk menikmati kemudahan fitur-fiturnya!

 

Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang

Lihat Brosur