Insight Bisnis / Seputar Bisnis / Tips Sukses Membuka Usaha Kuliner di Foodcourt atau Pujasera

Tips Sukses Membuka Usaha Kuliner di Foodcourt atau Pujasera

29 Januari 2026 | marketing

Kasir Pintar

Usaha kuliner selalu menjadi salah satu jenis bisnis yang paling diminati karena memiliki pasar yang luas dan kebutuhan yang tidak pernah habis. Salah satu pilihan lokasi yang cukup menjanjikan untuk memulai usaha makanan adalah foodcourt atau pujasera. Konsep tempat makan bersama ini menawarkan arus pengunjung yang stabil dan potensi penjualan yang tinggi.

Namun, membuka usaha kuliner di foodcourt atau pujasera tidak bisa dilakukan secara asal. Persaingan yang ketat, biaya sewa, serta selera konsumen yang beragam menjadi tantangan tersendiri. Agar usaha kulinermu bisa bertahan dan berkembang, diperlukan strategi yang matang sejak awal. Berikut tips sukses membuka usaha kuliner di foodcourt atau pujasera yang bisa kamu terapkan.

Pahami Karakter Pengunjung Foodcourt

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memahami karakter pengunjung di foodcourt atau pujasera yang kamu incar. Setiap lokasi memiliki segmen pasar yang berbeda, mulai dari pelajar, pekerja kantoran, hingga keluarga.

Dengan memahami siapa target utamamu, kamu bisa menentukan jenis menu, harga, dan konsep yang sesuai. Menu yang tepat sasaran akan lebih mudah diterima dan meningkatkan peluang repeat order.

Pilih Menu yang Punya Keunikan

Di foodcourt, pelanggan dihadapkan pada banyak pilihan. Oleh karena itu, usaha kuliner harus memiliki keunikan agar mudah diingat. Keunikan bisa berasal dari rasa, penyajian, konsep, atau bahkan nama menu.

Tidak harus rumit, yang terpenting adalah berbeda dan memiliki ciri khas. Menu yang unik dan konsisten kualitasnya akan membuat pelanggan kembali lagi meski banyak pilihan lain di sekitarnya.

Sesuaikan Harga dengan Segmen Pasar

Harga menjadi faktor penting dalam keputusan membeli, terutama di foodcourt yang sering dikunjungi untuk makan cepat dan praktis. Pastikan harga menu sesuai dengan daya beli target pasar di lokasi tersebut.

Hindari memasang harga terlalu tinggi tanpa nilai tambah yang jelas. Sebaliknya, harga yang kompetitif dengan kualitas baik akan lebih mudah menarik pelanggan baru.

Perhatikan Biaya Sewa dan Bagi Hasil

Sebelum memutuskan membuka usaha di foodcourt atau pujasera, pahami dengan detail sistem sewa yang berlaku. Beberapa pengelola menerapkan sewa bulanan, sementara yang lain menggunakan sistem bagi hasil.

Hitung dengan cermat apakah biaya sewa dan potongan bagi hasil masih memungkinkan bisnis menghasilkan keuntungan. Perhitungan yang matang membantu kamu menghindari kerugian di awal usaha.

Gunakan Peralatan yang Efisien dan Praktis

Keterbatasan ruang di foodcourt membuat pemilihan peralatan menjadi sangat penting. Gunakan peralatan yang multifungsi, hemat tempat, dan mudah dibersihkan.

Peralatan yang efisien membantu mempercepat proses memasak dan penyajian, sehingga pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama.

Jaga Kualitas Rasa dan Kebersihan

Rasa yang konsisten adalah kunci keberhasilan usaha kuliner. Pastikan setiap porsi yang disajikan memiliki kualitas yang sama, baik dari segi rasa maupun tampilan.

Selain rasa, kebersihan juga tidak boleh diabaikan. Foodcourt umumnya diawasi ketat oleh pengelola, dan kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan.

Buat Tampilan Booth yang Menarik

Meski berada di satu area bersama banyak tenant lain, tampilan booth tetap berperan besar dalam menarik perhatian. Gunakan desain yang bersih, rapi, dan mencerminkan konsep brand kulinermu.

Tampilan booth yang menarik bisa menjadi pembeda dan membuat orang penasaran untuk mencoba menu yang kamu tawarkan.

Kelola Stok Bahan Baku dengan Baik

Kehabisan bahan baku di jam ramai bisa membuat kehilangan banyak peluang penjualan. Sebaliknya, stok berlebih juga berisiko menimbulkan pemborosan, terutama untuk bahan yang mudah rusak.

Manajemen stok yang baik membantu usaha berjalan lebih efisien dan menjaga kualitas produk tetap optimal.

Gunakan Sistem Pencatatan Penjualan yang Rapi

Pencatatan penjualan sangat penting untuk mengetahui performa usaha. Dengan data penjualan yang rapi, kamu bisa mengevaluasi menu terlaris, jam ramai, serta potensi pengembangan usaha.

Sistem pencatatan digital memudahkan pemilik usaha dalam memantau bisnis tanpa harus menghitung manual setiap hari.

Maksimalkan Promosi di Area Foodcourt

Manfaatkan lokasi foodcourt untuk melakukan promosi sederhana, seperti paket hemat, menu bundling, atau promo jam tertentu. Strategi ini efektif untuk menarik pelanggan di luar jam makan utama.

Selain itu, manfaatkan media sosial untuk memperkenalkan usaha dan menginformasikan lokasi booth kepada calon pelanggan.

Berikan Pelayanan yang Ramah dan Cepat

Pelayanan yang ramah sering kali menjadi alasan pelanggan kembali. Meski makanan enak, pelayanan yang lambat atau kurang ramah bisa membuat pelanggan enggan datang lagi.

Latih karyawan untuk melayani dengan sopan, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Siapkan Modal Cadangan

Di awal membuka usaha, penjualan belum tentu langsung stabil. Oleh karena itu, penting memiliki modal cadangan untuk menutupi biaya operasional beberapa bulan pertama.

Modal cadangan membantu bisnis bertahan di fase awal hingga mendapatkan pelanggan tetap.

Evaluasi dan Adaptasi Secara Berkala

Dunia kuliner sangat dinamis. Selera konsumen bisa berubah, begitu juga tren makanan. Lakukan evaluasi secara berkala terhadap menu, harga, dan strategi penjualan.

Jangan ragu untuk beradaptasi jika ada menu yang kurang diminati atau peluang baru yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga : 10 Strategi Demand Forecasting yang Efektif untuk UMKM dan Retail

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Kasir Terbaik yang Wajib Dicoba Sama Para Pemilik Usaha

Membuka usaha kuliner di foodcourt atau pujasera menawarkan peluang besar, tetapi juga membutuhkan persiapan yang matang. Mulai dari pemilihan menu, pengelolaan biaya, hingga pelayanan pelanggan, semua aspek harus diperhatikan secara menyeluruh.

Dengan memahami karakter pengunjung, menjaga kualitas produk, serta mengelola operasional secara efisien, usaha kuliner di foodcourt dapat berkembang dan bertahan dalam persaingan. Kunci utamanya adalah konsistensi, inovasi, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Rekomendasi Aplikasi Kasir Android yang Tepat

Biar pencatatan tokomu semakin terorganisir, yuk pakai aplikasi kasir, coba dulu sekarang Gratis 30 Hari Percobaan Loh ! 

Salah satu metode yang mudah dan praktis dalam mencatat penjualan adalah dengan menggunakan Aplikasi Android seperti Kasir Pintar

Kasir Pintar bisa mencatat setiap penjualan dari usahamu dan melakukan beberapa kegiatan seperti :

- Atur stok barang
- Mencatat berbagai macam metode transaksi penjualan
- Laporan usaha lengkap
- Manajemen Pelanggan (CRM)
- Manajemen Karyawan & Cabang Usaha dan masih banyak lagi

 

Pintar HR: Solusi HRIS Modern untuk Bisnis Masa Kini

Kini hadir! Pintar HR sudah bisa diunduh di Playstore dan siap menjadi solusi terbaik untuk manajemen karyawan yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan sistem HRIS berbasis cloud, Anda bisa memantau kehadiran, mencatat rekap absensi, hingga mengelola penggajian secara otomatis dari mana saja.

Kenapa Harus Pintar HR?

✅ Harga Terjangkau – Mulai dari Rp 260 per staff per hari
✅ Diskon 50% untuk pengguna Kasir Pintar Pro
✅ Fitur lengkap: Absensi online, rekap kehadiran, hingga laporan gaji
✅ Memudahkan siklus penggajian, tanpa drama akhir bulan

Solusi Tepat untuk UMKM & Bisnis Bertumbuh

Dengan Pintar HR, Anda tak perlu lagi pusing urus data karyawan manual. Semuanya bisa dilakukan lewat satu aplikasi yang praktis dan efisien. Waktunya upgrade manajemen SDM Anda!

📲 Download sekarang: https://bit.ly/PintarHR
🌐 Info lengkap: pintarhr.com

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang

Lihat Brosur