Insight Bisnis / Sales & Marketing / Ketahui Apa itu Impression serta Fungsinya untuk Pemasaran Online!

Ketahui Apa itu Impression serta Fungsinya untuk Pemasaran Online!

10 Mei 2023 | marketing

Kasir Pintar

Apa yang dimaksud dengan impression?

Dalam bahasa Indonesia, impression memiliki arti kesan. Namun, dalam konteks lain, pengertian impression berbeda.

Dalam dunia pemasaran digital atau pemasaran melalui platform online, impression bukanlah tentang kesan.

Istilah ini digunakan untuk mengukur berapa kali suatu halaman atau konten dilihat oleh pengunjung.

Dengan kata lain, impression dapat diartikan sebagai jumlah tayangan. Bagaimana hal ini berhubungan dengan pemasaran?

Ketika suatu halaman web dipasangi iklan online, baik dalam bentuk banner atau teks, iklan tersebut dianggap terlihat oleh pengunjung situs web.

Pemasang iklan kemudian membayar biaya tertentu kepada pemilik situs web berdasarkan jumlah impression yang tercapai.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengertian impression, silahkan simak artikel ini dengan seksama!

Pengertian Impression

Impression merupakan ukuran yang digunakan untuk menghitung jumlah tampilan digital atau keterlibatan pengunjung dalam suatu konten.

Umumnya, impression digunakan untuk mengukur jumlah tampilan iklan, postingan, atau halaman situs web.

Dalam konteks iklan online, impression mengacu pada berapa kali iklan ditampilkan. Jumlah impression ini sering menjadi faktor penentu tarif iklan online, seperti dalam model CPM (cost per mile).

Menghitung jumlah impression sangat penting untuk memahami sejauh mana iklan online diperhatikan.

Hal ini mencakup menghitung seberapa sering iklan muncul dalam hasil pencarian mesin, serta mengukur kinerja kampanye di media sosial.

Perlu dicatat bahwa impression bukanlah ukuran keberhasilan iklan dalam hal klik. Impression lebih menggambarkan seberapa sering iklan muncul pada konten dan mencerminkan potensi iklan untuk dilihat.

Terkadang, iklan mungkin muncul tetapi tidak dilihat oleh pengunjung. Meskipun demikian, hal tersebut masih dihitung sebagai impression.

Faktanya, hal ini sering memicu perdebatan mengenai seberapa akurat metrik impression dalam mengukur keberhasilan kampanye.

Terdapat dua jenis impression, yaitu served impression dan viewable impression.

Baca Juga: Social Selling : Cara Menggunakan Instagram untuk Membangun Brand Awareness dan Melakukan Penjualan

1. Served Impression

Served impression mengacu pada standar penghitungan impression ketika iklan atau tautan dimuat dan ditampilkan di halaman web.

Pengukuran served impression relatif mudah dilakukan karena data dapat dilacak oleh server, yang menunjukkan apakah iklan tersebut telah dimuat atau tidak.

Namun, yang sulit dari penghitungan served impression adalah bahwa metode ini tidak mempertimbangkan apakah iklan tersebut terlihat oleh pengunjung.

Kita tidak dapat mengetahui apakah iklan benar-benar dilihat oleh pengunjung situs web, tetapi hanya bisa menghitung bahwa iklan telah ditampilkan.

Served impression juga mencakup halaman yang ditutup oleh pengunjung sebelum iklan terlihat sepenuhnya.

Impression tetap dihitung meskipun pengunjung situs web menggunakan perangkat ad-blocker pada browser mereka.

Selain itu, impression juga dihitung jika konten dibaca di perangkat yang tidak mendukung tampilan iklan online.

2. Viewable Impression

Viewable impression mengacu pada metrik yang menunjukkan impression yang benar-benar terlihat oleh pengunjung.

Metrik ini memiliki nilai yang lebih berarti bagi pengiklan.

Dengan viewable impression, data pengukuran yang dikumpulkan terkait kampanye iklan online kemungkinan besar sudah dilihat oleh manusia.

Dengan data yang dapat diandalkan, kamu dapat mengevaluasi kampanye iklan dan melakukan perbaikan untuk kampanye yang akan datang.

Bagaimana Cara Kerja Impression? 

Satu impression setara dengan satu kemunculan laman web, iklan, atau konten yang dimuat di browser pengunjung.

Impression menjadi metode yang mudah diakses dan ekonomis untuk menentukan apakah iklan dilihat atau tidak.

Umumnya, pengiklan dan penerbit (pihak yang memasang iklan online) secara bersama-sama menentukan cara menghitung impression serta biaya yang terkait.

Selain impression, pengiklan dapat menggunakan data laporan lain, seperti pengukuran keterlibatan pengunjung dengan iklan, untuk mengevaluasi keberhasilan kampanye iklan online mereka.

Impression sering digunakan dalam model CPM (cost per mile), di mana tarif iklan online ditentukan berdasarkan per 1.000 tayangan.

Misalnya, jika sebuah iklan banner memiliki CPM sebesar 5 dolar, berarti pemilik situs web akan menerima 5 dolar setiap kali iklan tersebut ditampilkan 1.000 kali di situs web mereka.

Bagaimana pengukuran impression iklan dilakukan? Cara umumnya adalah dengan menghitung berapa kali server memuat iklan pada halaman web. Ada dua cara utama untuk mengukur impression:

1. CPI (Cost per Impression)

CPI adalah model di mana pengiklan membayar untuk setiap tampilan iklan. Biaya impression dapat dibayarkan langsung ke pemilik situs web menggunakan model CPI.

Misalnya, jika kamu ingin memasang iklan langsung di situs web yang sesuai dengan segmentasi pasar yang spesifik, kamu dapat menggunakan tarif CPI. Cara menghitung tarif CPI adalah dengan membagi biaya iklan dengan jumlah impression.

2. CPM (Cost per Mille)

CPM adalah model penayangan iklan yang paling umum digunakan. Model ini sering digunakan dalam iklan di mesin pencari dan media sosial.

Dalam model CPM, server mencatat total berapa kali iklan dimuat, dan pengiklan membayar per 1.000 tayangan. Cara menghitung CPM adalah dengan membagi total biaya iklan dengan jumlah total impression, kemudian hasilnya dikalikan dengan 1.000.

Dengan demikian, nilai CPM dapat ditentukan.

Fungsi Impression

Impression laman memiliki peran yang penting dalam perencanaan pemasaran online. Dalam konteks ini, CPM (Cost per Mille) digunakan sebagai dasar perhitungan biaya pemasaran.

Ketika membicarakan impression laman, secara tidak langsung juga membahas impression iklan online. Hal ini karena diasumsikan bahwa pengunjung juga akan melihat iklan yang ditampilkan saat laman dimuat oleh browser.

Meskipun istilah impression laman dan impression iklan dapat digunakan secara bergantian, secara teknis, satu laman dapat memiliki banyak impression iklan.

Ketika memasang iklan banner, pengiklan dapat memilih kualitas dan jenis jaringan iklan. Namun, metrik pengukuran CPM tetap menjadi kriteria kuantitatif untuk mencapai jangkauan yang diinginkan.

Informasi mengenai impression sangat berguna ketika melakukan kampanye dengan tujuan meningkatkan kesadaran merek dan branding.

Kedua jenis kampanye tersebut bertujuan untuk mendapatkan paparan yang maksimal, dengan kata lain, mencapai sebanyak mungkin orang.

Jumlah impression yang dihitung dari seluruh kampanye dan saluran pemasaran dapat membantu dalam menganalisis performa.

Dengan informasi ini, kamu dapat mengetahui saluran pemasaran mana yang menghasilkan paparan yang tinggi dan memungkinkanmu untuk melakukan optimasi kampanye.

Penutup

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang impression dalam konteks pemasaran online. Impressions memainkan peran penting dalam mengukur jumlah tampilan digital atau keterlibatan pengunjung terhadap sebuah konten.

Terutama dalam hal iklan online, impressions digunakan untuk menghitung berapa kali iklan ditayangkan pada laman web.

Meskipun impression bukanlah ukuran apakah iklan sudah diklik, tetapi mereka memberikan gambaran potensi iklan dilihat oleh pengunjung.

Impressions dapat dihitung dengan menggunakan metrik seperti CPM (Cost per Mille) yang digunakan dalam perhitungan biaya pemasaran.

Penting untuk menganalisis jumlah impression dalam kampanye dan saluran pemasaran guna melihat efektivitasnya dan memungkinkan optimalisasi lebih lanjut.

Dengan memahami konsep dan penggunaan impressions, para pemasar dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam mengatur strategi pemasaran online mereka.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Engagement Rate di Instagram Dengan Cepat

Apa Itu Kasir Pintar? Aplikasi Kasir Pintar adalah Mobile Point of Sales yang dirancang khusus untuk membantu para pebisnis UMKM dalam menjalankan segala transaksi penjualan dengan simple, akurat dan ekonomis.

Kenapa Harus Kasir Pintar?

  • Aplikasi POS berbasis cloud yang khusus untuk UMKM
  • Fitur aplikasi lengkap dan terintegritas satu sama lainnya
  • Mendukung perkembangan usaha dengan penyajian data yang lengkap
  • Tampilan aplikasi mudah dipelajari untuk orang yang pertama kali menggunakan
  • Aplikasi selalu diupdate dan diperbaiki untuk layanan yang lebih baik

Aplikasi kasir terlengkap kelola semua kebutuhan bisnis sobat KasPin! Sudah dipercaya oleh 1.500.000+ UMKM di Indonesia

Download sekarang juga!

Artikel Terkait

Kasir Pintar lazyload
Kasir Pintar

Mulai Bisnis
Bersama Kasir Pintar

Jalankan bisnis secara otomatis dengan
Aplikasi Kasir Pintar dan Coba Gratis selama
30 Hari tanpa syarat

Download Sekarang

Lihat Brosur